Latihan Soal Kewirausahaan

#
LATIHAN SOAL KEWIRAUSAHAAN
Mata Pelajaran            : Enterprenuership / Kewirausahaan
Kelas / jurusan             : XII PM. 1 / Pemasaran
Sekolah                       : SMK Negeri 3 Pontianak
Nama                          : Benny Hariansyah



1.Berikut ini yang tidak termasuk dalam tujuan dan manfaat analisis data bagi seorang wirausaha dalam menjalankan dan mengelola sebuah usaha adalah……
a. Memperoleh data yang lebih akurat untuk diberikan kepada yang membutuhkan.
b. Mengetahui suatu kecenderungan (tren) dimasa datang.
c. Mendapatkan keuntungan.
d. Meminimalkan resiko kegagalan dari sebuah keputusan strategis yang diambil.
e. Mengetahui kondisi dan kinerja usahanya.

2. Berikut ini yang tidak termasuk dalam jenis data yang dibutuhkan wirausahawan untuk dianalisis adalah…..
a. Data produk yang tidak lolos uji kualitas.
b. Data piutang yang tidak terbayar oleh pelanggan.
c. Data mengenai tingkat permintaan kebutuhan produk.
d. Data tentang informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan investasi.
e. Data harga barang yang dijual.

3. Kuesioner adalah salah satu cara yang digunakan untuk menganalisis data dan termasuk kedalam sumber analisis data…..
a. Sumber data langsung dari lapangan.                    
b. Sumber dari data internal perusahaan.                               
c. Sumber data yang berasal dari media massa.
d. Sumber data yang berasal dari pemerintah
e. Sumber data dari BPS.

4. Dalam pengambilan keputusan, akan lebih baik jika seorang wirausahawan menggunakan….
a. Intuisi daripada data.                                             
b. Data daripada intuisi                                              
c. Nalar daripada data
d. Intuisi daripada subjektif
e. Subjektif daripada data

5. \Yang tidak termasuk dalam faktor penggerak perubahan adalah….
a. Perubahan yang didorong oleh faktor ekonomi.
b. Perubahan yang didorong oleh faktor pasar.
c. Perubahan yang digerakkan oleh faktor perkembangan teknologi.
d. Perubahan yang didorong oleh faktor keagamaan.
e. Perubahan yang dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.

      6. Orang yang pertama kali mengusulkan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu           disebut…
     a. Pemakai
     b. Pembeli
     c. Pengambil keputusan
     d. Pemberi pengaruh
     e. Pencetus ide.

     7. Selisih atau perbandingan antara jumlah nilai bagi pelanggan dan jumlah biaya bagi  pelanggan adalah…
     a. Nilai terhadap kepuasan pelanggan.
     b. Nilai terhadap penjualan product
     c. Nilai terhadap pelayanan pelanggan
     d. Nilai tata letak product
     e. Nilai terhadap SPG/SPM

     8. Seluruh penjualan yang mungkin tersedia bagi seluruh perusahaan dalam industry selama periode tertentu dengan tingkat usaha pemasaran tertentu yang dilakukan industry yang bersangkutan dalam kondisi lingkungan tertentu adalah…
     a. Resiko penempatan tempat usaha
     b. Potensi pasar.
     c. Playanan prima
     d. Daya beli masyarakat
     e. Aspek pemasaran

     9. Yang bukan kriteria tempat usaha yang strategis adalah…
  a. Tersedianya sarana dan prasarana
     b.Terjamin factor keamanan
     c. Pencurian yang tinggi.
     d. Adanya pelayanan prima
     e. Tingkat keinginan, kebutuhan, dan daya beli masyarakat yang tinggi

     10. Yang bukan termasuk biaya bagi pelanggan adalah…
   a. Uang
b. Tenaga
c. Waktu
d. Pelayanan.
e. pikiran
     11. Dibawah ini yang tidak termasuk criteria tempat usaha yang strategis adalah..
a. Mudah dijangkau
b. Tidak adanya sarana dan prasarana
c. Tingkat keinginan,kebutuhan, dan daya beli tinggi
d. Adanya  pelayanan prima
e. Pendistribusian yang cepat

  12.orang yang pendapataannya  dapat mempengaruhi keputuasan pembelian seseorang adaalh…
   a. pencetus ide
   b. intiator
   c. pemberi pengaruh
   d. decider
   e. buyer

  13.orang yang melakukan pembelian actual,baik bersifat administratif atau prosesnya adalah…
   a. buyer
   b. user
   c. introiator
   d. decider
   e. influencer

  14.orang yang mengambil keputusan membeli karena melihat inovator menggunakan barang atau jasa     tersebut adalah tahapan…
   a. innovator
   b. early majority
   c. late majoprity
   d. latest user
   e. early adapter

  15.di bawah ini criteria tempat usaha yang strategis adalah…
   a. sulit dijangkau
   b. tingakat kebutuhan masyarakat rendah
   c. adanya pelayana prima
   d. pendristribuan yang lambat.
   e. kesulitan lainnya bagi pelanggan


Esay
1)      PT.ABC setiap tahun rata-rata membutuhkan 65.000 unt bahan baku “M”  dengan harga Rp.15.000 per unit, biaya penyediaan/pemesanan  Rp.50.000 dan biaya penyimpanan pertahun 30% pertahun.
Hitunglah :
1)      Jumlah persediaan ekonomis (q)
2)       Jumlah biaya persediaan pertahun (TC)

Tugas KWU

#



Soal  A
PT.X ; setiap tahun rata-rata membutuhkan 60.000 unit bahan baku “z” dengan harga Rp 6.000 per unit , biaya  penyediaan/pemesanan Rp 56.250 dan biaya penyimpanan 18% per tahun.
Hitung lah :
1.       Jumlah persediaan ekonomis (q)
2.       Jumlah biaya persediaan per tahun (TC)
Jawaban soal A :
1.       Jumlah persediaan ekonomis (q)
q=
                                R= 60.000
                                S = Rp 56.250
                                I = 18% : 12          = 1,5%
                                C= Rp 6.000

q=  

q=
q=
  = 8660

2.       Jumlah biaya persediaan per tahun (TC)
TC = RC + (q/2)CI + (R/q)S
     = 60.000(Rp 6.000)+(8660/2)(90)+(60.000/8660)(Rp 56.250)
     = 360.000.000 + 389700 + 389723
     = Rp 360.779.423
    
Kesimpulan :
1.       Pesanan yang mempunyai resiko terendah(ekonomis apabila tiap kali memesan sebanyak 8660 unit, sehingga dalam satu tahun cukup melakukan pemesanan 4 kali per 3 bulan sekali)
2.       Jumlah persediaan yang dibutuhkan untuk diproduksi selama 1 tahun 60.000 unit dengan biaya minimal  Rp 360.779.423

SOAL B
PT.ABC di Jakarta; mempunyai kemampuan kapasitas produksi normal 60.000 unit per tahun, dengan jumlah FC tahun 2007 Rp 300.000.000 VC Rp 25.000 per unit dengan harga jual Rp 50.000 per unit, maka hitunglah :
a.       Harga pokok produksi per unit terendah?
b.      Tingkat efesiensi produksi (E) ?
c.       Laba kotor pada tingkat resiko terendah?
Jawaban :
a.       Harga pokok produksi terendah per tahun (C/u) terendah akan dicapai pada tingkat produksi penuh (50.000 unit)
TVC = 60.000Rp 25.000                     = Rp 1.500.000.000
TFC                                                         = Rp    300.000.000 +
TC                                                           = Rp 1.800.000.000
Maka biaya produksi per unit    = Rp 1.800.000.000 / 60.000 = Rp 30.000
b.      Efesiensi
E              = (Output actual (satu tahun)) / kapasitas efektif
                = 18.000 / 60.000 = 0,3 atau 3%
c.        Laba kotor dengan tingkat resiko terendah diperoleh sesuai dengan kemampuan menjual (18.000 unit/ tahun) adalah :
Gross profit        = Q (P-VC) – TFC
                                = 18.000 (Rp 50.000 –Rp 25.000) – Rp 300.000.000
                                = Rp 150.000.000
Apabila perusahaan mampu meningkatkan kuanitas produksi/penjualan dari 18.000 unit menjadi 20.000 unit, maka laba kotor akan meningkat menjadi :
Profit     = Q (P-VC)-TFC
                = 20.000(Rp 50.000-Rp 25.000) – Rp 300.000.000
                = Rp 200.000.000


Tugas KWU

#


Soal  A
PT.X ; setiap tahun rata-rata membutuhkan 60.000 unit bahan baku “z” dengan harga Rp 6.000 per unit , biaya  penyediaan/pemesanan Rp 56.250 dan biaya penyimpanan 18% per tahun.
Hitung lah :
1.       Jumlah persediaan ekonomis (q)
2.       Jumlah biaya persediaan per tahun (TC)
Jawaban soal A :
1.       Jumlah persediaan ekonomis (q)
q=
                                R= 60.000
                                S = Rp 56.250
                                I = 18% : 12          = 1,5%
                                C= Rp 6.000

q=  

q=
q=
  = 8660

2.       Jumlah biaya persediaan per tahun (TC)
TC = RC + (q/2)CI + (R/q)S
     = 60.000(Rp 6.000)+(8660/2)(90)+(60.000/8660)(Rp 56.250)
     = 360.000.000 + 389700 + 389723
     = Rp 360.779.423
    
Kesimpulan :
1.       Pesanan yang mempunyai resiko terendah(ekonomis apabila tiap kali memesan sebanyak 8660 unit, sehingga dalam satu tahun cukup melakukan pemesanan 4 kali per 3 bulan sekali)
2.       Jumlah persediaan yang dibutuhkan untuk diproduksi selama 1 tahun 60.000 unit dengan biaya minimal  Rp 360.779.423

SOAL B
PT.ABC di Jakarta; mempunyai kemampuan kapasitas produksi normal 60.000 unit per tahun, dengan jumlah FC tahun 2007 Rp 300.000.000 VC Rp 25.000 per unit dengan harga jual Rp 50.000 per unit, maka hitunglah :
a.       Harga pokok produksi per unit terendah?
b.      Tingkat efesiensi produksi (E) ?
c.       Laba kotor pada tingkat resiko terendah?
Jawaban :
a.       Harga pokok produksi terendah per tahun (C/u) terendah akan dicapai pada tingkat produksi penuh (50.000 unit)
TVC = 60.000Rp 25.000                     = Rp 1.500.000.000
TFC                                                         = Rp    300.000.000 +
TC                                                           = Rp 1.800.000.000
Maka biaya produksi per unit    = Rp 1.800.000.000 / 60.000 = Rp 30.000
b.      Efesiensi
E              = (Output actual (satu tahun)) / kapasitas efektif
                = 18.000 / 60.000 = 0,3 atau 3%
c.        Laba kotor dengan tingkat resiko terendah diperoleh sesuai dengan kemampuan menjual (18.000 unit/ tahun) adalah :
Gross profit        = Q (P-VC) – TFC
                                = 18.000 (Rp 50.000 –Rp 25.000) – Rp 300.000.000
                                = Rp 150.000.000
Apabila perusahaan mampu meningkatkan kuanitas produksi/penjualan dari 18.000 unit menjadi 20.000 unit, maka laba kotor akan meningkat menjadi :
Profit     = Q (P-VC)-TFC
                = 20.000(Rp 50.000-Rp 25.000) – Rp 300.000.000
                = Rp 200.000.000